Showing posts with label ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN [AIJ]. Show all posts

Konfigurasi Hotspot Di MikrotikOS


I. Dasar Teori




MikroTik merupakan sistem operasi jaringan (operating system network) yang banyak digunakan oleh Internet Services Provider untuk keperluan firewall atau router network. MikroTik OS menjadikan computer menjadi router network yang handal yang dilengkapi dengan berbagai fitur dan tool, baik untuk jaringan kabel maupun wireless.

   Dalam pembahasan kali ini menyajikan pembahasan dan petunjuk sederhana dan simple dalam mengkonfigurasi mikrotik untuk keperluan-keperluan tertentu dan umum yang biasa dibutuhkan untuk server/router maupun jaringan lainnya, konfirugasi tersebut meliputi : web-proxy, tranparant proxy, firewall, BW Management dan Versi MikroTik yang akan digunakan untuk pembahasan kali ini adalah MikroTik.

II. Konfigurasinya

1. Konfigurasi Ethernet 1 dan Ethernet 2 dengan Perintah "Interface" Kemudian "Enable" Kan Kedua Interface Tersebut dan beri nama interface tersebut.

 2. Kemudian Konfigurasi IP Address pada masing" Ethernet


 3. Setelah itu Kita Konfigurasi DNS Pada RouterOS


 4. Setelah itu Kalian Konfigurasi IP Route dengan Memasukan Gateway Berikut "10.10.1.254".



 5. Kemudian Konfigurasi IP Firewall Nat agar Kalian Dapat Terhubung Dengan IP Public



6. Lalu konfigurasi IP Dan Gateway Nya Di Client

IP :192.168.1.4
Subnet Mask :255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.245


 7. Setelah Itu Baru Konfigurasi Hotspot Di MikrotikOS nya



 Untuk User
Name : admin
PW    :

8.Kemudian Kalian Buka Browser Kalian Dengan Mengetikan IP RouterOS , Masuk Kedalam LoginPage , Jika Bisa Coba Kalian Login Dengan Akun yg Kalian Buat .





# Note :

Perintah 
pr itu singkatan dari print jadi untuk menampilkan hasil konfigurasi , bisa juga di tulis print kalau mau singkat tulis nya pr

III. Kesimpulan

Konfigurasi Hotspot pada memakai gateway supaya antara client dengan mikrotik dapat terhubung dan setting dns supaya kita dapat mencari login page kita menggunakan dns / domain ( 8.8.8.8 / rayenxunch). dan untuk interface nya di virtual box harus di atur yg adaptor 1 itu NAT dan 2 HostOnly.





Configure Hotspot Di Mikrotik OS

Konfigurasi Komputer Supaya Bisa Menjadi Router


I. Dasar Teori




MikroTik merupakan sistem operasi jaringan (operating system network) yang banyak digunakan oleh Internet Services Provider untuk keperluan firewall atau router network. MikroTik OS menjadikan computer menjadi router network yang handal yang dilengkapi dengan berbagai fitur dan tool, baik untuk jaringan kabel maupun wireless.

   Dalam pembahasan kali ini menyajikan pembahasan dan petunjuk sederhana dan simple dalam mengkonfigurasi mikrotik untuk keperluan-keperluan tertentu dan umum yang biasa dibutuhkan untuk server/router maupun jaringan lainnya, konfirugasi tersebut meliputi : web-proxy, tranparant proxy, firewall, BW Management dan Versi MikroTik yang akan digunakan untuk pembahasan kali ini adalah MikroTik.

II. Konfigurasi-nya




1. Enablekan Beberapa Fitur yg ada pada RouterOS , Dengan Perintah berikut :
[admin@MikroTik]system package> enable system
[admin@MikroTik]system package> enable ppp
[admin@MikroTik]system package> enable DHCP
[admin@MikroTik]system package> enable Advanced Tools
[admin@MikroTik]system package> enable Routing
[admin@MikroTik]system package> enable Security


2. Setelah itu Konfigurasi FastEthernet 1 dan FastEthernet 2 dengan Perintah "Interface" Kemudian "Enable" Kan Kedua Interface Tersebut dengan


3. Kemudian Konfigurasi IP Address pada masing" Ethernet


4. Setelah itu Kita Konfigurasi DNS Pada RouterOS


5. Kemudian Kita Konfigurasi IP Router agar Client dapat Terhubung Jaringan Ethernet1(Coba1)


6.  Setelah itu Konfigurasi Firewall Pada RouterOS


7.  Kemuadian Konfigurasi Interface Pada Client Dengan Ketentuan Berikut :
IP : 10.10.0.1
SubnetMask : 255.255.255.0
Gateway : 10.10.0.9





8. Kemudian Kita Cek Apakah IP yang Kalian Konfigurasi pada RouterOS Berhasil Atau Tidak Dengan Menggunakan CMD Pada Client dengan Ping "10.10.0.9" Begitu pun sebaliknya Dari RouterOS terhadap Client.

III. Kesimpulan
   Jadi Kesimpulannya Kita Dapat Menjadikan Komputer Atau PC Kita Sendiri Menjadi Sebuah Router , Dengan Menggunakan Mikrotik OS Di VMWARE Dengan Syntax Syntax Yang Telah Dilakukan Di Konfigurasi Di Atas.

CONFIGURE MIKROTIK WITH MIKROTIK OS IN VMWARE

Allowed VLAN Cisco Paket Tracer
     I.Tujuan

1. Siswa dapat memahami VLAN
2. Siswa dapat mengkonfigurasi VLAN yang diizinkan

II. Alat Dan Bahan

1. 1 Buah PC
2. Cisco Packet Tracer

III.  Dasar Teori

         Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.
       Segmentasi VLAN adalah kegiatan membagi suatu VLAN yang mempunyai banyak anggota kedalam beberapa VLAN yang berbeda.Kegiatan membagi ini bertujuan agar mengurangi Collision dan Bottleneck pada suatu jaringan.

IV. Langkah Kerja

1. Pertama buatlah Topologi jaringan berikut :
v  PC0 dan PC1 nantinya akan termasuk kedalam VLAN 10 (VLAN TKJ1)
v  PC2 dan PC3 nantinya akan termasuk kedalam VLAN 20 (VLAN TKJ2)
v  PC4 dan PC5 nantinya akan termasuk kedalam VLAN 30 (VLAN TKJ3)
v  FastEthernet 4 Di Gunakan Untuk Switch ke Switch


2. Buatlah Segmentasi VLAN
Untuk membuat VLAN :
Switch>en
Switch#conf t
Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#name TKJ1
Switch(config-vlan)#exit


Memasukan PC kedalam VLAN:
Switch>en
Switch#conf t
Switch(config)#int range fa0/1
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 10
Switch(config-if-range)#exit



3. Untuk Mengecek Konfigurasi VLAN Menggunakan Perintah
Switch#show vlan brief  atau
Switch(config)#do show vlan brief


4.  Selanjutnya Trunking antar Switch 1 dan Switch 2 menggunakan perintah berikut ini :

Switch(config)#int fa0/4
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#exit


Dan untuk mengeceknya menggunakan perintah :
Switch(config)#do show interface trunk (jika berada pada Global Config Mode)
Switch#show interface trunk (jika berada pada User Privilledge Mode)
·         Vlan yang diizinkan adalah vlan  1-1005.



5.  Konfigurasi allowed Vlan-nya menggunakan perintah berikut ini :

Switch(config)#int fa0/4
Switch(config-if)#switchport trunk allowed vlan 10-20
Switch(config-if)#exit

Untuk Mengecek Allowed VLAN
Switch#show interface trunk




Terlihat bahwa Vlan yang diizinkan hanya dari Vlan 10 sampai Vlan 12.
·         Vlan yang aktif hanya Vlan 10 dan 20

6. Jadi VLAN 30 Tidak Di Allowed kan Dan Ini Bukti Bahwa VLAN 30 Tidak Di Allowed kan




V. Kesimpulan
  • ·         Allowed Vlan berfungsi untuk membatasi VLAN Supaya yg bisa menggunakan hanya VLAN yang di izinkan
  • ·         VLAN TKJ3 yang tidak di Allowed tidak  bisa saling terkoneksi (padahal berada pada 1 VLAN) menandakan bahwa konfigurasi Allowed Vlan berhasil dilakukan



Allowed VLAN Di Cisco Packet Tracer

- Copyright © I am Rayen - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -