Showing posts with label ADMINISTRASI SERVER JARINGAN[ASJ]. Show all posts


Konfigurasi Internet Information Service


Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat memahami IIS
2. Siswa dapat mengkonfigurasi IIS


Alat dan Bahan

1. 1 Buah PC
2. VMWare
3. Windows Server 2008

Dasar Teori
IIS

IIS atau Internet Information Services atau Internet Information Server adalah sebuah HTTP web server yang digunakan dalam sistem operasi server Windows, mulai dari Windows NT 4.0 Server, Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Layanan ini merupakan layanan terintegrasi dalam Windows 2000 Server, Windows Server 2003 atau sebagai add-on dalam Windows NT 4.0. Layanan ini berfungsi sebagai pendukung protokol TCP/IP yang berjalan dalam lapisan aplikasi (application layer). IIS juga menjadi fondasi dari platform Internet dan Intranet Microsoft, yang mencakup Microsoft Site Server, Microsoft Commercial Internet System dan produk-produk Microsoft BackOffice lainnya.

IIS telah berevolusi semenjak diperkenalkan pertama kali pada Windows NT 3.51 (meski kurang banyak digunakan) hingga IIS versi 6.0 yang terdapat dalam Windows Server 2003. Versi 5.0 diintegrasikan dalam Windows 2000, sedangkan Windows XP Professional memiliki IIS versi 5.1. Windows NT 4.0 memiliki versi 4.01 yang termasuk ke dalam add-on Windows NT Option Pack. Dalam Windows NT 4.0 Workstation atau Windows 95/98, IIS juga dapat diinstalasikan sebagai Microsoft Personal Web Server (PWS).

Langkah Kerja

1. Buka Start menu>>Server Manager.


2. Pada Roles,klik Add Roles.


3. Pilih Web Server (IIS) untuk menginstallnya Dan next saja



4. Pengenalan Web Server (IIS).Klik Next untuk melanjutkan.


5. Ceklis FTP Publishing Service, Lalu next.



6. Klik Instal


7.  Tunggu Sampai Selesai.


8. Untuk Mengecek Berhasil Tidaknya, Klik Start > Administrative tools >


Membuat web di IIS :

1. Buka IIS Manager > FTP Sites


2. Klik Kanan pada " Default Web Site "> Switch to content view


3. Klik kanan lagi > Explore


4. Cari Folder Web IIS Kalian Dan Saya Membuat Coding HTML Seperti yg ada di gambar .


5.  Dan Ini Hasilnya.

 Membuat FTP Server :

1. Masuk Ke IIS Manager


2. Klik FTP Sites > Klik Kanan pada Default FTP Site > New >FTP Site



 3.  Klik Next Saja.    
              
                                     


4. Isi Saja Contoh " Rayen "


5.  Klik Next Saja


6. Klik Next Lagi.


7. Browse / Cari tempat folder IIS Kalian.


8. Ceklis Yg Dua Itu " Read" Dan " Write "


9. Klik Finish



Kesimpulan :

IIS atau Internet Information Services atau Internet Information Server adalah sebuah HTTP web server yang digunakan dalam sistem operasi server Windows

Refrensi :





Configure IIS (Internet Information Service) In Server 2008

DHCP SERVER [WINDOWS SERVER 2008]

I. Tujuan
  • Mengetahui bagaimana Install DHCP di Windows Server 2008.
  • Mengetahui bagaimana konfigurasi DHCP di Windows Server 2008.
II. Dasar Teori

           DHCP (Dinamyc Host Configuration Protocol) adalah sebuah layanan yang memberikan alamat IP secara otomatis. Dalam DHCP dikenal dua istilah, ada DHCP Server dan ada DHCP Client. DHCP Server adalah komputer yang memberikan alamat IP kepada Client yang meminta alamat IP, sedangkan DHCP Client adalah komputer yang menerima alamat IP dari Server.

        Keunggulan DHCP ini adalah; dapat menghindari IP conflict, memudahkan dalam pemberian alamat IP apabila terdapat banyak client, dan memungkinkan server atau client menggunakan alamat IP yang tidak bisa digunakan oleh yang lain. DHCP juga memiliki kekurangan, yaitu ketika server mati maka seluruh komputer yang terhubung juga akan mati, karena pemberian IP bergantung pada server.

III. Alat Dan Bahan
  • 1 Buah PC / Komputer
  • Operation Sistem Windows Server 2008
  • Operation Sistem Windows 7 
IV. Langkah Kerja 

A. Install DHCP SERVER

1. Kita mulai saja prosesnya. Klik Server Manager > Klik Roles > Klik Add Roles


 2. Select Server Roles. Karena kita akan menginstall DHCP Server, maka beri tanda ceklist pada DHCP Server. Kemudian klik Next.



3. Selanjutnya muncul kotak dialog untuk Setting DNS pada DHCP.


4. WINS Server Settings. Saya memilih untuk tidak menggunakan WINS Server.
Untuk tidak menggunakan WINS Server, klik WINS is not required for applications on this network.
Klik Next.


5. Selanjutnya DHCP Scopes.Disini kita akan menentukan IP yang akan diberikan Server kepada Client ketika mengaktifkan DHCP.
  • Untuk menambahkan atau membuat DHCP Scopes, klik Add…

  • Isi Scope Name dengan nama yang kamu inginkan.
  • Isi Starting IP Address dengan IP awal yang kamu tentukan.
  • Isi Ending IP Address dengan IP akhir yang kamu tentukan.
  • Isi Subnet mask dengan IP Subnet mask yang kamu gunakan saat ini.
  • Isi Default gateway dengan IP Default gateway yang kamu gunakan saat ini.
  • Biarkan Subnet type. Subnet type ini berfungsi sebagai pembatasan pengguanaan IP address pada client.
  • Jika sudah, ceklist Activate this scope.
  • Lalu klik OK.
  • Inilah hasilnya.
  • Klik Next.
6. DHCPv6 Stateless Mode. Saya memilih Disable DHCPv6 stateless mode for this server.
Klik Next.

7. Authorize DHCP Server. Pilih Use current credentials.
Klik Next

8. Confirm Installation Selections. Kotak dialog ini berisi informasi DHCP Server yang sudah kita buat. Klik Install untuk menginstall


9.  Installation Progress. Tunggu hingga selesai.


10. Installation Results.
Installasi telah berhasil.
Klik Close


11. Sudah terlihat DHCP Server di Server Manager.


 12. Coba lihat di Start>DHCP.


 13. Sekarang kita buka DHCP
 14.  Klik agungrayen.com => IPv4 => Scope => Klik Address Pool
  • Isinya adalah Address range yang di distribusikan.


15. Klik agungrayen.com > IPv4 > Scope  => Klik Address Leases
  • Isinya adalah daftar komputer yang terhubung ke DHCP Server.


16. Klik agungrayen.com > IPv4 > Scope > Klik Scope Options
  • Isinya adalah IP dan Domain yang digunakan di Server.


17.  Sekarang kita buat Exclusion Range. Klik kanan pada Address Pool > Klik New Exclusion Range…
  • Exclusion Range, yaitu IP yang tidak dapat digunakan oleh Client.


18. Kemudian muncul kotak dialog “Add Exclusion”.
  • IP yang digunakan harus berada di dalam lingkup Address Pool.
  • Isi Start IP address dengan IP awal yang kamu tentukan.
  • Isi End IP address dengan IP akhir yang kamu tentukan.


19. Inilah hasilnya.
  • IP Exclusion di tandai dengan logo x di depan.


B. Join DHCP

1.  Klik Open Network and Sharing Center => Klik Local Area Connection => Klik Properties.


2. Double klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).


3. Klik Obtain an IP address automatically dan Obtain DNS server address automatically untuk menggunakan IP DHCP.


 4. Selanjutnya, kita lihat hasilnya. Klik Details.


5. Berhasil terhubung dengan DHCP Server.


6.  Sekarang kita cek Address Leases di Windows Server 2008.
  • Buka DHCP. Klik Start > DHCP.
7. Klik agungrayen.com => IPv4 => Scope => Klik Address Leases



V. Kesimpulan
                
                Praktikum Kali Ini Berhasil. DHCP (Dinamyc Host Configuration Protocol) adalah sebuah layanan yang memberikan alamat IP secara otomatis. Dalam DHCP dikenal dua istilah, ada DHCP Server dan ada DHCP Client. DHCP Server adalah komputer yang memberikan alamat IP kepada Client yang meminta alamat IP, sedangkan DHCP Client adalah komputer yang menerima alamat IP dari Server. Fungsi utama DHCP ini dapat dikatakan adalah untuk mempersingkat waktu dalam melakukan setting IP address pada komputer yang banyak jumlahnya.

DHCP [Dinamyc Host Configuration Protocol]

- Copyright © I am Rayen - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -